Go SMS Pro Ketahuan Umbar Isi Pesan Pengguna

Go sms pro yang diketahui selaku salah satunya program pesan terkenal untuk basis android dijumpai mengobral pesan yang dikirim oleh pemakainya. Permasalahan ini diketemukan oleh periset keamanan dari trustwave.

Dikutip tech crunch. Jumat (20/11/2020). Permasalahan keamanan ini pertamanya kali diketemukan trustwave pada agustus 2020 dan langsung mengontak pengembang untuk menangani permasalahan itu dalam kurun waktu 90 hari. Sama standard keamanan yang ada sekarang ini.

Tetapi berdasar laporan trustwave. Laporan itu Togel Hari ini rupanya tidak ditangangi oleh faksi pengembang go sms pro. Karena itu. Trustwave sekarang umumkan penemuan itu ke khalayak.

Tentang hal permasalahan yang berada di go sms pro diketemukan waktu pemakai mengirim photo. Video. Atau file pada orang yang lain tidak menempatkan program ini. Selaku info. Proses pengangkutan pesan ke yang menerima yang tidak mempunyai program go sms pro benar-benar berlainan.

Yang menerima pesan yang tidak mempunyai program go sms pro tidak bisa menyaksikan file yang dikirim langsung. Tetapi berbentuk website.

Jadi. File yang dikirim akan diupload lebih dahulu ke server. Lalu dirubah berbentuk link yang bisa dikirim ke yang menerima pesan.

Permasalahannya. Link alamat situs yang dibikin untuk setiap pesan rupanya berurut. Karena itu. Ada peluang faksi lain bisa dengan gampang meramalkan dan mencari alamat situs lain berdasar link yang diterimanya pertamanya kali.

Menurut periset senior di trustwave. Karl sigler. Sela keamanan ini tidak menarget pemakai spesifik. Tetapi file atau pesan yang dikirim lewat go sms pro ini rawan dijangkau khalayak. Tidak cuma yang menerima yang semestinya.

Sampai sekarang ini. Pengembang go sms pro memanglah belum memberi komentar apa saja mengenai penemuan ini. Cuman berdasar info di play store. Program ini termasuk terkenal dan telah diinstall lebih dari 100 juta kali.

Awalnya. Pemakai android disuruh untuk meniadakan program-aplikasi beresiko. Info ini berdasar dari penemuan satu perusahaan keamanan cyber avast mengenai ada bahaya adware di program-aplikasi itu.

Menurut avast. Keseluruhan ada 21 program android yang dipandang terkena adware jahat. Beberapa program bahkan juga cukup terkenal di kelompok pemakai.

Mencuplik phone ajang. Senin (27/10/2020). Beberapa periset di avast pelajari dan menyisir program-aplikasi ini. Terhitung penjelasan dari pemakai.

Program-aplikasi itu dipindai oleh beberapa pakar keamanan cyber avast sampai 3x. Sepanjang enam bulan akhir. Mereka juga mengetahui sejumlah besar penjelasan di program-aplikasi ini menyebutkan ada iklan youtube yang mempromokan program ini. Disamping itu. Manfaatnya juga berlainan dari judul program yang dijajakan.

Sesudah mengundang perhatian dengan iklan yang menipu. Pengembang dari 21 game beresiko ini mulai membombardir konsumen setia jumlahnya iklan. Parahnya. Iklan-iklan ini tampil di piranti. Walau pemakai tidak sedang buka program.

Avast juga masuk dan menolong pemakai memperoleh kendalian penuh akan piranti mereka yang sudah terkena dan menghancurkan iklan yang mengusik.

Disebut. Karena iklan mengusik ini. Mekanisme handphone pemakai jadi benar-benar lamban. Oleh karena itu. Banyak pemakai yang menyalahkan ini di penjelasan mereka.

Karena itu. Avast merekomendasikan supaya pemakai terus waspada saat sebelum memasang program di piranti mereka. Salah satunya yang dapat diperhitungkan ialah dari penjelasan pemakai.

Berikut daftar 21 program yang memiliki kandungan adware beresiko. Menurut avast.

  1. Shoot them
  2. Crush car
  3. Rolling scroll
  4. Helicopter attack-new
  5. Assasisin legend – 2020 new
  6. Helicopter shoot
  7. Rugby pass
  8. Flying skateboard
  9. Iron it
  10. Tembakan run
  11. Plant monster
  12. Find hidden
  13. Find 5 differences – 2020 new
  14. Rotate shape
  15. Jump jump
  16. Find 5 differences – puzzle game
  17. Sway man
  18. Deser against
  19. Money destroyer
  20. Krim trip – new
  21. Props rescue

 

 

Updated: January 11, 2021 — 3:50 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published.